BREAKING NEWS

Berita Pilihan

Berita Nasional

Berita Daerah

Selasa, 27 Mei 2014

60 Ribu Warga Muhammadiyah Getarkan Stadion Manahan Solo

Sedikitnya 60 ribu warga Muhammadiyah memadati Stadion Manahan Solo, Selasa (27/5/2014). Mereka menggelar berbagai kegiatan dalam rangka Memperingati 1 Abad Aisyiyah sekaligus Acara Tabligh Akbar Hari Bermuhammadiyah dan juga pembukaan Muktamar Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM)

Ketua Panitia Penyelenggara H. Ahmad Dimyati mengatakan acara tabligh akbar yang bertemakan Bersama Muhammadiyah Menuju Jawa Tengah yang Mandiri dan Berkemajuan menampilkan pembicara utama Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Prof Dr. H.M Din Syamsuddin, MA.

Dimyati menambahkan, tujuan diselenggarakannya tabligh akbar Hari Bermuhammadiyah se-Jawa Tengah ini antara lain untuk menjalin silaturohim antar keluarga besar Muhammadiyah. Selain itu juga menunjukkan bahwa Muhammadiyah mendapat dukungan dari masyarakat.

“Kegiatan ini juga untuk menyambut Muktamar Muhammadiyah yang akan berlangsung di Makassar,” pungkas Dimyati.
Acara ini di hadiri pula oleh Gubernur Jawa Tengah Bapak Ganjar Pranowo beserta Istri.







Sementara pantauan di lapangan kegiatan ini membuat Kota Solo macet total dan masih banyak ribuan warga Muhammadiyah yang tidak bisa masuk ke Staidon Manahan karena Stadion tidak mampu menampung antrusiasme warga Muhammadiyah yang hadir 9sp)
Sumber : www.sangpencerah.com

IPM Raih Kembali Juara I OKP Terbaik Nasional Kategori Pelajar

Jakarta - Kementerian Pemuda dan Olahraga menobatkan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) sebagai organisasi kepemudaan  (OKP) kategori organisasi pelajar juara 1 terbaik nasional. IPM berhasil mengungguli organisasi Pelajar lainnya yang telah mengikuti proses penilaian selama empat bulan terakhir. Menteri Pemuda dan Olahraga RI Roy Suryo berharap ini memicu OKP lain berbuat terbaik bagi bangsa.

"Saya ucapkan selamat kepada IPM," kepada redaksi website muhammadiyah.or.id, Selasa (22/10). Deputi I Bidang Pemberdayaan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga, Alfitra Salam, menjelaskan, pemilihan OKP terbaik nasional bertujuan meningkatkan peran serta OKP di masyarakat serta memperbaiki kondisi internal organisasi.

Harapannya, dengan penilaian tersebut OKP mampu merevisi anggaran dasar dan anggaran rumah tangganya (AD/ART) agar berkesesuaian dengan undang-undang. Ia juga menginginkan, pada masa-masa mendatag semua OKP dapat mempromosikan kegiatan-kegiatannya secara baik. Terkait pemilihan OKP terbaik, ia mengatakan, mereka dinilai selama empat bulan melalui proses seleksi.
Seleksi dilakukan dengan menilai aspek kelembagaan OKP serta aplikasi program kerja yang dipandang turut melahirkan perubahan sosial. Pada tahap akhir, ada tiga OKP yang menjadi finalis, yaitu IPM, IPPNU. Setelah penilaian presentasi akhir di Jakarta, Selasa (22/10), tim juri memutuskan IPM keluar sebagai pemenang juara 1 OKP Kategori Pelajar.

"Aspek yang menentukan, antara lain, kinerja organisasi, hasil-hasil karya organisasi, dan pelaksanaan program yang memberi dampak perubahan sosial," kata Alfitra. Ketua Umum Pimpinan Pusat IPM Fida Afif saat dihubungi via telpon berharap, terpilihnya IPM sebagai OKP terbaik nasional bisa memicu para kader IPM untuk terus berkiprah di organisasi.

Dia meyakini, kinerja dan manajemen pimpinan organisasi, hasil-hasil karya organisasi, seperti buku-buku, sistem pengaderan, kerapian dan kelengkapan administrasi, serta pelaksanaan program menunjang tercapainya prestasi IPM saat ini. "Oleh karena itu, kami bersyukur memiliki kader-kader militan dan penuh semangat, tanpa para kader IPM tidak akan menjadi apa-apa," katanya.

Atas keberhasilannya, IPM berhak mendapatkan uang pembinaan dari pemerintah sebesar Rp 30 juta. IPM juga akan mewakili Indonesia bersama 2 kategori lainnya yakni (Pemuda dan Mahasiswa) untuk mengikuti ajang ASEAN TAYO  (Ten Accomplished Youth Organization in Asean) di Vietnam bulan depan. (dzar)

Sumber : www.muhammadiyah.or.id

Busyro Muqoddas: IPM Ortom Paling Produktif

Padang- Mantan ketua Badan Pendidikan Kader PP Muhammadiyah yang saat ini menjadi Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi KPK RI mengatakan, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) saatini dinilainya sebagai organisasi otonom paling produktif di wilayah Angakatan Muda Muhammadiyah, hal tersebut dapat dilihat dari setiap prestasi dan produk yang dihasilkannya.

Penilaian tersebut disampaikan Busyro dalam acara penutupan Konferensi Pimpinan Wilayah (KONPIWIL) IPM se- Indonesia yang dilaksanakan di Gedung Bank Indonesia, Kota Padang, Sumatera Barat, Senin (30/9). Busyro yang juga mantan ketua umum IPM tersebut mengungkapkan, IPM harus tampil terdepan untuk menjadi generasi penerus Pimpinan Muhammadiyah di setiap level kepemimpinan, hal tersebut dinilai wajar karena IPM dianggap sebagai organisasi yang produktif dan paling terdepan dalam menjaring kader. Produktivitas menurut Busyro dapat dilihat dari banyaknya agenda yang dilaksanakan IPM, buku-buku hasil karya kader IPM, dan juga hasil usaha IPM untuk meraih predikat menjadi Organisasi Kepemudaan Terbaik versi Kemenpora RI. “IPM harus tetap menggenggam simbol Ilmu, Amal, dan Akhlaq sebagai sarana untuk dapat tampil terdepan dalam organisasi kepelajaran di Indonesia,” ucapnya. Tidak kalah penting menurut pembina Ranting Muhammadiyah Nitikan ini, kader IPM juga harus menjaga dan meningkatkan ritual beribadah. “Sholat harus tepat waktu, ditambah sholat malam, puasa senin kamis juga harus diamalkan,” terangnya.

Sementara itu menurut ketua umum IPM Fida Afif, agenda KONPIWIL IPM yang dimulai 28 September tersebut telah menghasilkan beberapa keputusan strategis, diantara keputusan tersebut adalah ditetapkannya 6 kandidat calon tuan rumah Muktamar IPM yang rencananya akan dilaksakan pada 2014 mendatang. “Ada beberapa kandidat kuat tuan rumah Muktamar yakni, Kaltim, Sulsel, Jatim, termasuk Jabar, tetapi nanti keputusannya tetap menunggu tim yang akan menilai kesanggupan mereka (Calon Tuan Rumah),” jelasnya. (mac)

Sumber : www.muhammadiyah.or.id

Pagi Ini Muktamar IMM Setengah Abad Dibuka

Surakarta- Mukatamar Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah ke XVI yang bertepatan dengan setengah abad berdirinya, akan dibuka secara resmi hari ini di Stadion Manahan, Kota Solo, Jawa Tengah, Selasa (26/5). Rencananya pembukaan Muktamar IMM akan dilakukan langsung oleh Ketua Umum Muhammadiyah Din Syamsuddin, dan akan berlangsung agenda lain Muktamar sampai 30 Mei 2014 atau 27 Rajab – 1 Sya’ban 1435H.

Muktamar IMM kali ini lebih spesial karena dilaksanakan di tempat asal organisasi sayap mahasiswa Muhammadiyah ini disahkan pada 14 Maret 1964 lalu di lapangan Kutabarat.  Tema muktamar IMM kali ini adalah Meretas Zaman, Membumikan Gerakan untuk Indonesia Berkemajuan yang diturunkan dari tema Muktamar dan Tanwir Muhammadiyah sebelumnya mengenai Indonesia Berkemajuan. Muktamar ini akan dihadiri peserta yang berasal dari DPD dan PC IMM se Indonesia yang berjumlah sekitar seribu orang, dan ribuan orang kader IMM lainya yang akan hadir sebagai penggembira.

Berbagai agenda acara Muktamar IMM akan dilaksanakan yang diantara agenda terpentingnya adalah pembahasan Anggaran Dasar dan Rumah Tangga IMM, Laporan Pertanggungjawaban DPP IMM, dan pemilihan Formatur yang nantinya akan membentuk Dewan Pimpinan Pusat Periode 2014-2016. Seusai  pembukaan di stadion Manahan Solo, seluruh agenda Muktamar IMM akan dipusatkan di Universitas Muhammadiyah Surakarta, Pabelan, Sukoharjo. (mac)

Sumber : www.muhammadiyah.or.id

IMM Fisipol UMY dengan Seminar Nasional Affirmative Action

Kasihan -  Beberapa waktu lalu Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta menggelar diskusi bertajuk Affirmative Action atau aksi penegasan keterlibatan perempuan dalam ranah politik dimana fenomena saat ini perempuan masih belum diberi keleluasaan ataupun kemerdekaan dalam menyalurkan aspirasinya baik dalam tindakan maupun penyuaraan berupa kritik, satu ide/gagasan.Seminar ini menghadirkan Pengamat muslim di Amerika, Jessica Starr Boz, Ketua Umum PP Nasyiatul Aisyiyah, Norma Sari, S.H., M.Hum, dan anggota DPRD DIY, Istianah Z, S.H., M.Hum, ketiga narasumber ini menyuarakan pendapat-pendapat mereka terkait masalah mengenai minimnya kader politik perempuan yang masih sulit dicari dalam menggeliatkan kuota 30% perempuan agar sadar politik harus dinilai dari segi kualitasnya bukan hanya dari segi fisik ataupun pencitraan semata.

Seminar nasional ini digelar pada Jumat, (16/5) di lantai 5 Gedung AR Fahruddin B UMY diadakan dengan tujuan sesuai dengan temanya Affirmative Action membahas posisi yang diraih perempuan sekarang di ranah politik apakah hanya sekedar untuk memenuhi kuota atau memang perempuan memiliki capability untuk dapat memiliki posisi di ranah politik, sedangkan kaum perempuan sendiri yang duduk di parlemen kebanyakan dari segi pendidikan belum begitu paham dengan  kedudukan apa yang sedang ia jalankan sekarang, padahal sebenernya perempuan itu punya kesempatan yang luar biasa juga, karena 30% itu sudah termasuk tinggi untuk Indonesia. Terutama kita sebagai mahasiswa dituntut harus mempunyai pemahaman tentang ilmu-ilmu sosial khususnya.

Menurut Suyoto selaku Ketua Komisariat IMM FISIP UMY ini, terkait pandangannya mengenai gender, “Ini bagaimana kita membentuk suatu kontruksi masyarakat, khususnya pengenalan tentang perempuan dalam bermasyarakat, salah satunya bidang immawati sengaja dibentuk sebagai sebuah wadah diskusi perempuan-peremuan dan hubungannya di lingkungan kampus, dimana nantinya akan membuahkan hasil pemahaman atau gagasan untuk diadakannya seminar guna memperkenalkan lebih luas tentang bagaimana gerakan-gerakan perempuan ini, diharapkan lewat seminar nasional ini dan harapannya di seminar ini menambah kesadaran masyarakat baik itu laki-laki maupun perempuan tentang bagaimana affirmative action keterlibatan kita di sebuah organisasi”. (irma) (bayu) (dzar)

Sumber : www.muhammadiyah.or.id

IMM Jadi Peserta G-20 Summit Model United Nations Di Belanda

Belanda -Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) kembali berpartisipasi dalam forum internasional.Beni Pramula (Ketua Bidang Organisasi DPP IMM ) tiba di Belanda memenuhi undangan dari Ledien University Campus the Hague untuk turut menyumbangkan ide dan gagasan pada kegiatan G-20 SUMMIT, Model United Nations (MUN) Kamis (17/4). Forum bergengsi yang di hadiri oleh perwakilan pemuda dari seluruh dunia ini akan melakukan kajian serius mengenai Pengangguran Pemuda.

Dalam presentasinya Beni menerangkan bahwa persoalan pengangguran pemuda ini merupakan masalah yang tersebar di seluruh dunia. Banyak lembaga internasional telah berusaha untuk mengatasi masalah ini, namun jumlah pengangguran tetap tetap tinggi, terutama di negara-negara dunia ketiga. Sejak 2009, tingkat pengangguran dunia meningkat dari 8,7% menjadi lebih dari 9,1%, menunjukkan pertumbuhan yang mengkhawatirkan pengangguran, didorong oleh krisis keuangan pada tahun 2008 dan 2011.

“Tujuan utama G20 adalah untuk memperkuat kebijakan ekonomi substantif untuk memfasilitasi kerja dan untuk meningkatkan peluang bagi komunitas global muda. Berfokus pada kebijakan yang berkelanjutan dapat mengurangi pengangguran di seluruh dunia, G-20 harus menggali jauh ke dalam kebijakan ekonomi dan sosial untuk membuat perubahan yang langgeng,”ujar mahasiswa Pascasarjana Universitas Mercu Buana.

Perlu diketahui MUN merupaka.n simulasi sidang PBB. Selain membahas isu-isu strategis internasional,  pemuda utusan dari setiap negara akan berperan sebagai delegasi dari negaranya  dan belajar banyak hal mengenai bagaimana cara berdiplomasi multilateral dalam PBB. Termasuk melakukan negosiasi untuk membuat perjanjian multilateral dengan membawa kepentingan dari masing-masing negara, membahas berbagai isu yang terjadi di dunia saat ini, kerja sama tim, dan menumbuhkan sikap toleransi atas perbedaan-perbedaan yang ada dalam tiap negara.

Kegiatan ini akan berlangsung sepuluh hari, empat hari diBelanda dan sisanya  peserta akan diajak oleh panitia untuk berkunjung ke beberapa negara di Eropa diantaranya Prancis dan Jerman untuk mengkaji isu-isu strategis kepemudaan dengan organisasi kepemudaan setempat.

“Dalam usianya yang telah menginjak setengah abad, gerakan IMM semakin mendunia, Kita berharap ide serta gagasan yang Beni bawa dapat bermanfaat di forum tersebut. Dan setelah pulang ke tanah air dapat diimplementasikan kepada pemuda Indonesia khususnya bagi kader IMM se-Nusantara,” tutur Ahmad Fauzi Syahputra , Ketua Bidang Hikmah DPP IMM. (mona)

Sumber : www.muhammadiyah.or.id

Gubernur Kaltim, Kiprah Muhammadiyah Tak Diragukan Lagi

Kiprah Muhammadiyah memang tidak diragukan lagi telah mewarnai perjalanan sejarah Indonesia, demikian disampaikan H.Awang Farouk Ishak, Gubernur Kaltim, dalam acara silaturahim dengan para peserta Tanwir Muhammadiyah di Lamin Etam Jl.Gajah Mada Samarinda.

Dalam kesempatan itu gubernur juga menyampaikan ucapan selamat datang di Benua Etam, Bumi Kalimantan Timur kepada seluruh peserta Tanwir sebagai utusan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah se Indonesia.

Sang Gubernur sangat berterimakasih sekaligus bangga karena Muhammadiyah memberikan kepercayaan kepada Kalsel sebagai tuan rumah Tanwir Muhammadiyah di Tahun 2014 ini. (ay.1)

Sambutan Tanwir Ketua PWM Kaltim

Dalam acara pembukaan Tanwir Muhammadiyah yang diselenggarakan di Hotel Mesra Internasional Samarinda, Drs. H. Suyatman, S.Pd., M.M., M.Si. selaku ketua PWM Kaltim dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada PP Muhammadiyah yang telah memberikan kehormatan dan kepercayaan kepada PWM Kaltim menjadi tuan rumah Sidang Tanwir Muhammadiyah di Samarinda, Kalimantan Timur.

Ucapan terima kasih juga disampaikan Gubernur dan DPRD Provinsi Kaltim atas bantuan dan dukungan kepada PWM Kaltim demi suksesnya acara Tanwir ini.
Beliau juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Walikota Samarinda, Walikota Balikpapan, Bupati Kutai Kartanegara, direkturBank Kaltim, serta kepada semua pihak, atas bantuan dan dukungannya untuk lancarnya acara tanwir ini.

Pak Yatman, demikian beliau sering dipanggil, melaporkan juga beberapa kegiatan pendukung yang dilaksanakan dalam rangka memeriahkan penyelenggaraan tanwir kali ini, yaitu pawai ta'aruf pada tanggal 15 Mei 2015 yang diikuti oleh keluarga besar Muhammadiyah Kota Samarinda dan sekitarnya.

Bedah buku "Hebat Gurunya, dahsyat muridnya" oleh Prof, Dr. H. D. Mariyanto dilanjutkan dengan silaturahim dengan Majlis Dikdasmen PP Muhammadiyah Kaltim..
Penyelengaraan pentas seni dengan berbagai atraksi dan bazar yang diselenggarakan tanggal 21 s.d 25 Pebruari 2004. Serta kunjungan wisata ke pusat industri rumah tangga sarung Samarinda dan menuju Museum Mulawarman di Tenggarong dengan menyusuri Sungai Mahakam dengan menumpang kapal. (ay.1)

RS PKU Muhammadiyah, Siapkan Pelayanan Kesehatan Bagi Penderita Kanker dan Kardiovaskular

Yogyakarta  - Pusat pelayanan kesehatan bagi penderita kanker dan kardiovaskular akan hadir di Daerah Istimewa Yogyakarta. Proyek ini adalah tindak lanjut dari kerja sama Rumah Sakit PKU Muhammadiyah unit II Gamping, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dan Universitats Klinikum Munster atau University Hospital of Muenster, Germany. Hal ini diungkapkan oleh Ketua MPKU DI Yogyakarta, dr. H. Ahmad Faesol Sp. Rad yang juga menjabat sebagai Direksi RS PKU Muhammadiyah Gamping.
Menurutnya, penanganan kanker dan kardiovaskular juga akan menyediakan pelayanan rawat jalan dan pelayanan rawat inap. Namun untuk menjadikan Pusat Penanganan Kanker dan Kardiovaskular ini membutuhkan persiapan yang tidak sedikit dan perlu berkesinambungan. Harapannya pada tahun 2016 nanti hal ini dapat terealisasi.
Coordinator Derictor of The Comprehensive Cancer Center Minister, Jorg Haiermengatakan University Hospital of Munster Germany adalah salah satu universitas dan rumah sakit di Jerman yang memiliki keunggulan layanan di bidang Kanker dan Kardiovaskular.
“Kami datang membawa tim yang dapat membagikan ilmunya dalam workshop kepada dokter, dokter spesialis, perawat, bidan dan dosen-dosen pendidik dalam memberi pelayanan, perawatan, dan pencegahan dengan pemeriksaan dini terhadap kanker dan kardiovaskular,” katanya di Yogyakarta, Jumat (2/5).
Sementara itu, Ketua PP Muhammadiyah Bidang Kesehatan dan kesejahteraan sosial, Prof. Dr. Syafiq Mughni, M.A mengatakan dalam rangka melanjutkan kerjasama antara UMY dengan University Hospital of Munster di bidang penanganan kanker dan kardiovaskular. Kedua institusi tersebut sepakat mengadakan lokakarya penanganan dan pelayanan untuk penyakit kanker dan kardiovaskular.
Lokakarya bertajuk ‘Indonesia-Germany Health Care Conference on Cardiovascular and Cancer Care Yogyakarta, Indonesia’ diselenggarakan pada tanggal 3 - 4 Mei 2014 di Asri Medical Center Yogyakarta. (abey) (dzar) (Irma) (Mei)

Sumber : www.muhammadiyah.or.id

Rumah Sakit UMM Targetkan Jadi Salah Satu RS Rujukan

Kab.Malang- Persiapan akreditasi Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Malang (RS UMM) memasuki babak baru. Tim asesor dari Dinas Kesehatan Kabupaten Malang melakukan visitasi untuk memastikan kesiapan RS UMM sebagai rumah sakit terakreditasi. Kunjungan enam tim asesor diterima pihak RS UMM, Selasa (11/2).

Wakil Direktur RS UMM, dr Thantowi Jauhari, M.Kes menerangkan kunjungan kali ini merupakan yang ke dua kalinya. Proses ini akan dilanjutkan ke tingkat propinsi dan nantinya hingga ke pusat, Kementrian Kesehatan RI. Hasil akhirnya nanti akan memberikan predikat pada RS UMM pada type A, B atau C.

Secara manajemen, fasilitas dan sumber daya manusia, RS UMM memiliki kesiapan yang cukup matang. Sejak di-soft launching 17 Agustus tahun lalu, RS milik universitas terbesar ini telah beroperasi dan mendapatkan respon masyarakat cukup baik. “Alhamdulillah sejauh ini kami bisa melayani pasien dengan baik,” kata Thantowi.

Pada visitasi ini semua aspek diperiksa dengan teliti oleh tim asesor. Tak hanya fasilitas, tetapi juga tingkat keamanan, kebersihan dan kenyamanan. Pelayanan menjadi bagian utama yang diperhatikan.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, RS UMM telah beberapa kali mengadakan bakti kesehatan. Hal ini dimaksudkan agar masyarakat lebih mengenal RS UMM sehingga dapat merasakan kualitas pelayanannya secara langsung. Beberapa bakti kesehatan itu antara lain pemeriksaan kesehatan gratis, pemeriksaan kanker servics, hingga operasi katarak.

Rektor UMM, Muhadjir Effendy, mengatakan ke depan RS UMM ditargetkan menjadi rujukan bagi rumah sakit milik kampus lainnya. Hal ini ditunjukkan dengan standar peralatan kesehatan yang mutakhir serta kelengkapan laboratorium yang akan dikembangkan di dalamnya. Namun demikian, pihaknya memastikan pelayanan RS UMM akan tetap memperhatikan kemampuan masyarakat sehingga meski terbilang modern, tarifnya tetap menggunakan standar di Malang.

“RS UMM ini merupakan bagian yang tak bisa dipisahkan dari universitas sehingga tetap mengedepankan tanggung jawab sosialnya daripada kepentingan bisnis,” tegas Muhadjir.

Saat ini RS UMM telah memiliki peralatan modern seperti CT Scane dengan 64 slice, USG 4 dimensi, operasi singkat ambeien, serta laboratorium dan berbagai peralatan berbasis IT. Selain itu pelayanan rawat inap dengan ruangan yang sangat kondusif dan modern.

Salah seorang asesor menyatakan penilaian ini bersifat menyeluruh hingga hal-hal yang spesifik semisal peralatan-peralatan RS beserta cara pemanfaatannya serta penggunaan ruangan dan sterilisasinya. “Kami menyambut baik hadirnya rumah sakit ini, karena akan sangat menunjang bagi pelayanan kesehatan di kabupaten Malang,” paparnya.(ayu/han/nas)

Sumber : www.muhammadiyah.or.id

Peringati Hari Ibu, RS UMM Gratiskan Tes Deteksi Kanker Rahim

Malang- Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Malang (RS UMM) terus berupaya melakukan berbagai kegiatan sosial untuk lebih mengenalkan diri pada masyarakat. Dalam rangka memperingati hari Ibu pada 22 Desember 2013, RS UMM mengadakan rangkaian acara Bakti Kesehatan, salah satunya pemeriksaan pap smear atau test pap secara gratis yang dimulai Sabtu (21/12) kemarin.
Direktur RS UMM dr Fathoni Sadani dalam sambutannya menjelaskan, tujuan diadakannya acara ini adalah untuk menyadarkan para wanita di Malang agar melakukan deteksi dini penyakit kanker serviks. “Insya Allah kami akan jadikan acara ini sebagai agenda rutin RS UMM untuk ke depannya,” terangnya.
Fathoni memaparkan, Jawa Timur merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang mempunyai jumlah kasus kanker serviks yang sangat tinggi. Sebanyak 11,25 persen wanita di Jawa Timur menderita kanker ini. Bahkan, lanjutnya, berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, kasus kanker serviks terjadi di 29 kabupaten dan 8 kota di Jawa Timur pada tahun 2011 dengan jumlah total 1844 kasus. “Lebih dari itu, Kota Malang ini merupakan penyumbang terbesar jumlah kasus kanker serviks di Jawa Timur, yaitu sebanyak 747 kasus,” ujar Fathoni.
Koordinator Bakti Kesehatan bidang pap smear dr Halidah SpOg berharap, dengan diadakannya pemeriksaan pap smear gratis ini, muncul kesadaran bagi para wanita untuk melakukan pemeriksaan pap smear secara rutin.
Bersama  enam dokter kandungan lainnya dari RS UMM, Halidah melayani 140 pasien yang berobat hari Sabtu ini. Ia dibantu beberapa panitia dan tenaga medis yang terdiri dari bidan dan perawat. Pemeriksaan pap smear akan dilanjutkan hari Minggu (22/12) yang juga akan menerima sekitar 140 pasien.
Selain pemeriksaan pap smear, agenda lain yang juga diadakan dalam rangka Bakti Kesehatan RS UMM yaitu Jalan Sehat serta pemeriksaan dan Seminar Osteoporosis pada hari Minggu (22/12) dan Seminar Ca Cervix pada Sabtu depan (28/12) sekaligus penutupan rangkaian acara Bakti Kesehatan. (fan/han) (mac)

Sumber : www.muhammadiyah.or.id

Dapatkan SK Menkes RI, RS PKU Muhammadiyah Solo Naik Kelas ke Tipe B

Surakarta- Setelah melalui proses kenaikan kelas B yang diajukan sejak tanggal 5 Maret 2013, RS PKU Muhammadiyah Surakarta saat ini telah ditetapkan sebagai rumah sakit tipe B berdasarkan SK Menteri Kesehatan RI tertanggal 18 Juni 2013 dengan SK nomor : HK.02.03/I/1098/2013

Hal tersebut disampaikan Direktur RS PKU Muhammadiyah Solo, dr. Mardiatmo, Sp.Rad  dalam konferensi perse, di Solo, Selasa (25/6/2013). Mardiatmo mengatakan ada beberapa hal dalam persiapan dari kelas C menuju kelas B diantaranya, persiapan kelengkapan peralatan medic sesuai standar RS tipe B seperti tread mill, USG 4 D, Panoramic, Ventilator dewasa dan bayi, dan beberapa hal lain. Selain sarana dan prasarana, persiapan pada sumberdaya manusia juga merupakan bagian yang tidak terpisahkan. “Selain (persiapan prasarana) itu, juga dilakukan persiapan sumber daya manusia khususnya dokter spesialis sesuai standar RS tipe B. Penyiapan ruang bedah di IGD, CSSD, layanan Diagnostic terpadu, dan sebagainya.
Lebih lanjut menurut Mardiatmo yang mantan Kepala Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Tengah ini, saat ini RS PKU Muhammadiyah memiliki 19 dokter spesialis tetap dan 52 dokter spesialis part-timer untuk semua disiplin,” jelas Mardiatmo.

Sumber : www.muhammadiyah.or.id

Erupsi Gunung Sinabung Semakin Parah, Tanggap Darurat Diperpanjang

Medan, 5 Januari 2014 – Erupsi Gunung Sinabung semakin parah. Kini erupsi berlangsung tiap 10 menit sekali. Kondisi yang mengkuatirkan itu, mengharuskan pemerintah melakukan evakuasi terhadap penduduk di tiga desa. Tiga desa itu masing-masing, desa Pintu Besi, desa Jeraya (Simpang IV) dan Desa Tanjung Morawa (Tigan Derket).
Demikian dijelaskan Ketua PD Muhammadiuyah KaroDrs. Erwin Tanjung melalui selulernya kepada reporter Website Muhammadiyah, Ahad pagi (5/1). Jelas Erwin, penduduk yang harus dievakuasi itu karena ancaman erupsi yang semakin jauh dengan intensitas yang tinggi, kini ditempatkan pada lokasi pengungsian di Kabanjahe dan Brastagi.
Kata Erwin, dengan kondisi yang semakin mengkuatirkan itu, pemerintah pun melakukan perpanjangand masa tanggap darurat dari 4 Januari menjadi 18 Januari. Bukan itu saja, Erwin meminta, agar pemerintah segera memutuskan untuk merelokasi beberapa desa yang sangat terancam dengan erupsi ini. Misalnya, desa bekerah, desa Simacem dan desa Sukameriah. Kepada penduduk, harus segera disosialisasikan, kemungkinan untuk merelokasi penduduk yang berdomisili di tiga lokasi itu. “bila ancamannya sudah semakin parah, mereka harus rela meninggalkan kampong halamannya untuk pindah ke lokasi yang baru,” tegas Erwin, yang juga Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Karo.
Saat ini jumlah pengungsi akibat erupsi Gunung Sinabung sudah lebih dari 20 ribu jiwa. Kondisi mereka tentu saja sangat memprihatinkan karena lamanya mereka dilokasi pengungsian tanpa ada aktifitas ekonomi selain berharap pada bantuan relawan di 31 titik pengungsian itu.
Khusus untuk lokasi pengungsian yang dikelola PD Muhammadiyah Karo di Islamic Center saayt ini menampung sekitar 600 jiwa berlangsung dalam kondisi baik dan pengawalan yang dilakukanb MDMC Karo. | shd/mpi-su |

www.muhammadiyah.or.id

Kursus Ulama Tarjih Muhammadiyah Sumatera Utara

Medan, 5 Januari 2014 – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara dan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menggelar kegiatan Kursus Ulama Tarjih (Baitul Arqom) Muhammadiyah. Kursus yang dihelat selama dua hari itu ( 5-6/1) dibuka secara resmi oleh Ketua penyelenggara Kursus yang juga adalah Wakil Ketua PW Muhammadiyah Sumut, Drs. Dalail Ahmad MA, Ahad (5/1) di Balai Diklat Kemenag Sumtera Utara di Medan.
Kursus yang diikuti 24 peseta yang berasa dalam mahasiswa Fakultas Agama Islam,  sementer tiga itu diharapka dapat menjadi kader masadepan Muhammadiyah yang memahami tarjih dengan benar. Kelangkaan ulama (tarjih)  yang terjadi saat ini harus disolusikan dengan mendidik kader-kader ulama (tarjih). Wakil Ketua PW Muhammadiyah Sumatera Utara. Drs Dalail Ahmad MA mengatakan, dengan diselenggarakannya Baitul Arqom ( Kursus Ulama Tarjih) ini dapat lebih memantapkan idiologi Muhammadiyah di kalangan kader tarjih.
PW Muhammadiyah dan UMSU telah melakukan program membina kader ulama tarjih yang diseleksi dari mahasiswa-mahasiswa FAI UMSU. Diharapkan dari seleksi dan pembinaan yang dilakukan, Muhammadiyah Sumatera Utara dalam waktu dekat memiliki kader tarjih yang dapat memenuhi harapan warga persyarikatan. Kursus Ulama Tarjih ini dikomandani oleh Drs Dalail Ahmad ( Pimpinan Project), Direktur Training Drs. Sarwo Edi, Asisten Direktur Training Dra. Nur Rahman Amini, Imam Training Gunawan S.Ag, Instruktur Lab. Junaidi S.Ag, Instruktur Umum Dra. Salmi Abbas, Drs. Dalail Ahmad, Dr. Muhammad Qorib M.Ag
Ulama (muda) tarjih yang dibina selanjutnya akan diterjukan ke ranting-ranting (akar rumput) persyarikatan sebagai pionir dakwah Muhammadiyah. Diharapkan Baitul Arqom untuk Ulama Tarjih yang pertama ini diharapka dapat ditindaklanjuti dengan kegiatan pembinaan lebihlanjut. | Junaidi/shd/MPI-SU|

Sumber : www.muhammadiyah.or.id

Wawancara Khusus dengan Ketua PDM Karo Seputar Musibah Gunung Sinabung

Kabanjahe – Musibah Gunung Sinabung masih belum usai. Lebih 18 ribu pengungsi masih berada di 31 titik pengungsian. Status awas masih diperketat. Bahkan 3 lokasi pemukiman penduduk diusulkan untuk direlokasi karena ancaman lava panas dikuatirkan mengancam penduduk di lokasi itu. Muhammadiyah Daerah Karo menampung lebih dari 100 KK atau 350 jiawa di Islamic Center, milik Muhammadiyah.
Bersama MDMC Karo, merekad bahu-membahu pelayani pengungsi. Bersama ini, Kami turunkan wawancara khusus reporter Portal Muhammadiyah (PM) dengan Ketua PD Muhammadiyah Karo, Drs. Erwin Tanjung (ET) yang juga Sekretaris MUI Karo, Minggu (20/12) kemarin. Wawancara dilakukan di tiga lokasi, Masjid Agung, Masjid Istihrar dan Islamic Center.
PT (Portal Muhammadiyah)  : Bagaimana kondisi pengungsi saat ini ?
ET (Erwin Tanjung/foto):  Secara umum memang, kondisi pengungsi baik. Logistik juga masih menyukupi. Saat ini ada 31 titik lokasi pengungsian. Dari 31 titik, 5 titik dikelola oleh komunitas muslim ( salah satunya Muhammadiyah), 16 dikelola oleh GBPK (Gereja Batak Protestan Karo) dan 10 titik lagi dikekola oleh komunitas umum.
PT : Lima titik, dimana saja dan siapa yang mengelola ?
ET : Satu di Masjid Agung, dikelola oleh Kenaziran Masjid, Islamic Center dikelola Muhammadiyah Daerah, Masjid Istihrar oleh Kenaziran masjid Istihrar dan dua lokasi lagi Masjid Nurul Awaliyah (Payung) dan Masjid Tiga Binanga (Tiga Binanga). Jumlah pengungsi yang muslim diperkirakan ada 4000 – 5000 jiwa sedangkan yang bias ditampung di lima titik hanyalah 1500 jiwa. Sisanya, menyebar di lokasi Gereja dan Pemukiman Umum.
PT : Lalu apa yang dilakukan PD Muhammadiyah Karo ?
ET : Alhamdulillah, PDM Karo telah memberikan layanan, khususnya di Islamic Center. Bahkan pada awalnya, Muhammadiyah dan Aisyiyah menyiapkan dapur umum ( yang dikelola Aisyiyah) dan menyantuni makanan dilima titik. Kemudian PDM Karo juga melakukan pendampingan dengan bantuan relawan. Pendampingan yang diberikan dalam memberikan pengajaran agama, belajar membaca Iqra, belajar shalat kepada anak-anak. Kami juga memberikan tausyiah kepada pengungsi untuk menguatkan mental mereka.
PT : Bagaimana penanganan dapur umum, karena waktu pengungsian sudah cukup lama?
ET : Alhamdulillah, sampai saat ini tidak ada masalah dapur umum. Pengelolaan dapur umum dilakukan secara bersama antara pengelola dengan pengungsi. Pengungsi dari beberapa desa melakukan tugas memasak secara bergantian. Jadi tidak ada masalah serius…
PT : Masalah psikis pengungsi adalah masalah serius, apa yang dilakukan ?
ET : Majelis Ulama dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Karo, sudah memberikand perhatian kepada kondisi psikis pengungsi, baik orang dewasa maupun anak-anak. Tausiah dan penngawalan yang diberikan diharapkan dapat memberikan spirit, kekuatan hati dan kesabaran kepada mereka agar selama di lokasi pengungsian mereka tetap tabah.
PT : Masa tanggap darurat (bila tidak diperpanjang) akan berakhir pada 4 Januari 2014. Lalu apa yang dilakukan bila mereka kembali ke desanya ?
ET : Itulah yang sedang kami pikirkan. Pasti, selama mereka dipengungsian mereka tidak memiliki penghasilan. Kebun dan rumah mereka sudah ditinggalkan demikian lama. Kebun atau lahan pertanian diduga sudah rusak. Kami pikir, bila mereka besok kembali maka masalah ekonomi adalah masalah serius yang harus dipikirkan semua pihak. Untuk pengungsi yang muslim, misalnya, harus kita bekali, misalnya logistic untuk mereka bawa pulang. Dan yang lebih penting adalah, pembekalan bibit dan pupuk untuk merehabilitas lahan mereka. Bila itu tidak kita lakukan, maka kita kuatir mereka akan menderita sebelum semuanya berjalan normal.
PT : Lalu apa rencana PD Muhammadiyah Karo untuk itu ?
ET : Karena sementara ini logistic sudah memadai, Kami berharap bila ada bantuan dapat diberikan dalam bentuk yang kontan melalui PDM Karo. Dana itu nantinya dapat kita kumpul untuk membekali pengungsi saat mereka kembali ke lokasinya.
PT : Besarkah anggaran yang direncanakan ?
ET : Tergantung kesiapan kita. Bila 1500 KK dan masing-masing kita berikan bekal bibit 200 sampai 300 ribu, tinggal kali saja. Bila ingin diperkecil, kita focus membantu untuk beberapa desa saja. Tergantung dana yang bisa kita kumpulkan. Untuk itu, kepada donator yang memiliki kelapangan dan berkenan membantu untuk dapat memberikan bantuan dalam bentuk uang kontan saja.
PT : Berapa nomor rekening PD Muhammadiyah Karo atau Nomor rekening penampung bantuan ?
ET : Silahkan ke nomor rekening : 250.02.04.016480-6 Bank Sumut  Atas nama : Pimpinan Muhammadiyah Karo. Terima kasih kepada semua donator yang telah memberikan perhatian dan bantuan untuk pengungsi Gunung Sinabung melalui Kami, PD Muhammadiyah Karo | Syaiful Hadi JL/MPI-SU|

Sumber : www.muhammadiyah.or.id

UMSU Jalin Kerjasama dengan USM Malaysia

Medan | MPISU Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) melakukan penandatanganan kerjasama dengan UniVersitas Sain Malaysia (UMS). Kerjasama itu sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas akademik dalam berbagai bidang keilmuan. Kerjasama antar dua perguruan tinggiini juga mencakup pertukaran mahasiswa, dosen serta kerjasama penelitian bersama. 
Proses penandatanganan dilakukan oleh Rektor UMSU Dr. Agussani MAP dan NAIB Conselor USM Prof. Datok Omar Osman dan disaksikan oleh para petinggi dari kedua universitas. Usai penandatanganan kerjasama itu dilanjutkan dengan digelarnya seminar internasional conference on Islamic Development.
Beberapa poin kerjasama yang akan dilakukan antara lain, melaksanakan berbagai kegiatan program pada bidang-bidang dan saling menguntungkan keduabelah pihak serta saling mengundang satu sama lainnya.
Pada kegiatan diskusi (conference ilmiah) serta saling mendukung dalm kegiatan pengenbangan riset. Bersamaan dengan penandatanganan juga dilakukan workshop tentang label halal dengan tema "transforming halal lifestyle yang mengupas tentang produk-produk halal serta gaya hidup yang sesuai dengan syariat Islam.
Rektor UMSU DR. Agussani MAP mengatakan tujuan kerjasama ini untuk meningkatkan kemampuan para dosen di berbagai bidang ilmu pengetahuan. Sementara itu Rektor USM Prof. Datok Omar Osman menyambut baik kerjasama UMSU dan USM. Ia berharap ada mahasiswa dan dosen dari UMSU yang akan menimba keilmuan di USM begitu juga sebaliknya.
Kunjungan USM Malaysia di Sumatera Utara ini juga dilanjutkan dengan mengunjungi kampus UMSU di Jalan Mukhtar Basri Medan. Selain itu juga dilakukan berbagai kegiatan seminar dengan menghadirkan pembicara dari kedua universitas. | Syaifulh/MPIS

Sumber : www.muhammadiyah.or.id

Senin, 26 Mei 2014

Muhammadiyah Gandeng BPJS Kesehatan Bersinergi Dengan AUM Kesehatan

Tanwir Samarinda
Samarinda - Muhammadiyah menyelenggarakan Sidang Tanwir dengan tema 'Dakwah Pencerahan Menuju Indonesia Berkemajuan'. Acara ini dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Iskandar selaku tuan rumah dan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsudin. 
Pada pembukaan Tanwir yang dimulai pukul 09.00 pagi pun juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Muhammadiyah dan Kepala BPJS Kesehatan, Fahmi Idris. Ini terkait kerjasama antara BPJS dengan Amal Usaha Kesehatan milik Muhammadiyah. "Semoga dengan ini ada sinergi antara BPJS Kesehatan dengan Muhammadiyah. Kita juga punya RS PKU Muhammadiyah yang tersebar di seluruh provinsi," kata Din saat teken MoU di Hotel Mesra, Jl Pahlawan 1, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Jumat (23/5). Sementara dalam bidang pendidikan, nantinya akan dibangun Universitas Muhammadiyah Samarinda atau Universitas Kalimantan Timur. Gubernur Awang Faroek pun menyambut baik rencana tersebut. "Sesuai dengan visi saya sejak awal tentang pendidikan, saya sangat senang dan akan membantu pembangunan Universitas Muhammadiyah Samarinda nanti," kata Awang Faroek. Sidang Tanwir akan dilaksanakan hingga Ahad,(25/5). Salah satu agendanya adalah menghadirkan dua pasang capres-cawapres untuk memaparkan visi dan misi Indonesia Berkemajuan sesuai dengan tujuan Muhammadiyah pada Sabtu (24/5) mulai pukul 08.00 WITA untuk Jokowi-JK dan 11.00 WITA untuk Prabowo-Hatta. "Tentu nanti kita akan dengar juga pengetahuan ke-Muhammadiyah-annya disamping program lainnya," kata Din. (dzar)
 
Copyright © 2014 Muhammadiyah Demi Ummat
Creatif Design by CahKreatif . Powered by Blogger