Medan, 5 Januari 2014 – Pimpinan Wilayah
Muhammadiyah Sumatera Utara dan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
(UMSU) menggelar kegiatan Kursus Ulama Tarjih (Baitul Arqom)
Muhammadiyah. Kursus yang dihelat selama dua hari itu ( 5-6/1) dibuka
secara resmi oleh Ketua penyelenggara Kursus yang juga adalah Wakil
Ketua PW Muhammadiyah Sumut, Drs. Dalail Ahmad MA, Ahad (5/1) di Balai Diklat Kemenag Sumtera Utara di Medan.
Kursus yang diikuti 24 peseta yang berasa dalam mahasiswa Fakultas
Agama Islam, sementer tiga itu diharapka dapat menjadi kader masadepan
Muhammadiyah yang memahami tarjih dengan benar. Kelangkaan ulama
(tarjih) yang terjadi saat ini harus disolusikan dengan mendidik
kader-kader ulama (tarjih). Wakil Ketua PW Muhammadiyah Sumatera Utara.
Drs Dalail Ahmad MA mengatakan, dengan diselenggarakannya Baitul Arqom (
Kursus Ulama Tarjih) ini dapat lebih memantapkan idiologi Muhammadiyah
di kalangan kader tarjih.
PW Muhammadiyah dan UMSU telah melakukan program membina kader ulama
tarjih yang diseleksi dari mahasiswa-mahasiswa FAI UMSU. Diharapkan dari
seleksi dan pembinaan yang dilakukan, Muhammadiyah Sumatera Utara dalam
waktu dekat memiliki kader tarjih yang dapat memenuhi harapan warga
persyarikatan. Kursus Ulama Tarjih ini dikomandani oleh Drs Dalail Ahmad
( Pimpinan Project), Direktur Training Drs. Sarwo Edi, Asisten Direktur
Training Dra. Nur Rahman Amini, Imam Training Gunawan S.Ag, Instruktur
Lab. Junaidi S.Ag, Instruktur Umum Dra. Salmi Abbas, Drs. Dalail Ahmad,
Dr. Muhammad Qorib M.Ag
Ulama (muda) tarjih yang dibina selanjutnya akan diterjukan ke
ranting-ranting (akar rumput) persyarikatan sebagai pionir dakwah
Muhammadiyah. Diharapkan Baitul Arqom untuk Ulama Tarjih yang pertama
ini diharapka dapat ditindaklanjuti dengan kegiatan pembinaan
lebihlanjut. | Junaidi/shd/MPI-SU|
Sumber : www.muhammadiyah.or.id
Sumber : www.muhammadiyah.or.id

Posting Komentar
Terimakasih atas komentar anda, kami akan melakukan moderasi sebelum komentar anda ditampilkan