Kab.Malang- Persiapan akreditasi Rumah Sakit
Universitas Muhammadiyah Malang (RS UMM) memasuki babak baru. Tim asesor
dari Dinas Kesehatan Kabupaten Malang melakukan visitasi untuk
memastikan kesiapan RS UMM sebagai rumah sakit terakreditasi. Kunjungan
enam tim asesor diterima pihak RS UMM, Selasa (11/2).
Wakil Direktur RS UMM, dr Thantowi Jauhari, M.Kes menerangkan
kunjungan kali ini merupakan yang ke dua kalinya. Proses ini akan
dilanjutkan ke tingkat propinsi dan nantinya hingga ke pusat, Kementrian
Kesehatan RI. Hasil akhirnya nanti akan memberikan predikat pada RS UMM
pada type A, B atau C.
Secara manajemen, fasilitas dan sumber daya manusia, RS UMM
memiliki kesiapan yang cukup matang. Sejak di-soft launching 17 Agustus
tahun lalu, RS milik universitas terbesar ini telah beroperasi dan
mendapatkan respon masyarakat cukup baik. “Alhamdulillah sejauh ini kami
bisa melayani pasien dengan baik,” kata Thantowi.
Pada visitasi ini semua aspek diperiksa dengan teliti oleh tim
asesor. Tak hanya fasilitas, tetapi juga tingkat keamanan, kebersihan
dan kenyamanan. Pelayanan menjadi bagian utama yang diperhatikan.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, RS UMM telah beberapa kali
mengadakan bakti kesehatan. Hal ini dimaksudkan agar masyarakat lebih
mengenal RS UMM sehingga dapat merasakan kualitas pelayanannya secara
langsung. Beberapa bakti kesehatan itu antara lain pemeriksaan kesehatan
gratis, pemeriksaan kanker servics, hingga operasi katarak.
Rektor UMM, Muhadjir Effendy, mengatakan ke depan RS UMM
ditargetkan menjadi rujukan bagi rumah sakit milik kampus lainnya. Hal
ini ditunjukkan dengan standar peralatan kesehatan yang mutakhir serta
kelengkapan laboratorium yang akan dikembangkan di dalamnya. Namun
demikian, pihaknya memastikan pelayanan RS UMM akan tetap memperhatikan
kemampuan masyarakat sehingga meski terbilang modern, tarifnya tetap
menggunakan standar di Malang.
“RS UMM ini merupakan bagian yang tak bisa dipisahkan dari
universitas sehingga tetap mengedepankan tanggung jawab sosialnya
daripada kepentingan bisnis,” tegas Muhadjir.
Saat ini RS UMM telah memiliki peralatan modern seperti CT Scane
dengan 64 slice, USG 4 dimensi, operasi singkat ambeien, serta
laboratorium dan berbagai peralatan berbasis IT. Selain itu pelayanan
rawat inap dengan ruangan yang sangat kondusif dan modern.
Salah seorang asesor menyatakan penilaian ini bersifat menyeluruh
hingga hal-hal yang spesifik semisal peralatan-peralatan RS beserta cara
pemanfaatannya serta penggunaan ruangan dan sterilisasinya. “Kami
menyambut baik hadirnya rumah sakit ini, karena akan sangat menunjang
bagi pelayanan kesehatan di kabupaten Malang,” paparnya.(ayu/han/nas)
Sumber : www.muhammadiyah.or.id

Posting Komentar
Terimakasih atas komentar anda, kami akan melakukan moderasi sebelum komentar anda ditampilkan