Belanda -Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) kembali
berpartisipasi dalam forum internasional.Beni Pramula (Ketua Bidang
Organisasi DPP IMM ) tiba di Belanda memenuhi undangan dari Ledien
University Campus the Hague untuk turut menyumbangkan ide dan gagasan
pada kegiatan G-20 SUMMIT, Model United Nations (MUN) Kamis (17/4).
Forum bergengsi yang di hadiri oleh perwakilan pemuda dari seluruh dunia
ini akan melakukan kajian serius mengenai Pengangguran Pemuda.
Dalam presentasinya Beni menerangkan bahwa persoalan pengangguran
pemuda ini merupakan masalah yang tersebar di seluruh dunia. Banyak
lembaga internasional telah berusaha untuk mengatasi masalah ini, namun
jumlah pengangguran tetap tetap tinggi, terutama di negara-negara dunia
ketiga. Sejak 2009, tingkat pengangguran dunia meningkat dari 8,7%
menjadi lebih dari 9,1%, menunjukkan pertumbuhan yang mengkhawatirkan
pengangguran, didorong oleh krisis keuangan pada tahun 2008 dan 2011.
“Tujuan utama G20 adalah untuk memperkuat kebijakan ekonomi substantif
untuk memfasilitasi kerja dan untuk meningkatkan peluang bagi komunitas
global muda. Berfokus pada kebijakan yang berkelanjutan dapat mengurangi
pengangguran di seluruh dunia, G-20 harus menggali jauh ke dalam
kebijakan ekonomi dan sosial untuk membuat perubahan yang langgeng,”ujar
mahasiswa Pascasarjana Universitas Mercu Buana.
Perlu diketahui MUN merupaka.n simulasi sidang PBB. Selain membahas
isu-isu strategis internasional, pemuda utusan dari setiap negara akan
berperan sebagai delegasi dari negaranya dan belajar banyak hal
mengenai bagaimana cara berdiplomasi multilateral dalam PBB. Termasuk
melakukan negosiasi untuk membuat perjanjian multilateral dengan membawa
kepentingan dari masing-masing negara, membahas berbagai isu yang
terjadi di dunia saat ini, kerja sama tim, dan menumbuhkan sikap
toleransi atas perbedaan-perbedaan yang ada dalam tiap negara.
Kegiatan ini akan berlangsung sepuluh hari, empat hari diBelanda dan
sisanya peserta akan diajak oleh panitia untuk berkunjung ke beberapa
negara di Eropa diantaranya Prancis dan Jerman untuk mengkaji isu-isu
strategis kepemudaan dengan organisasi kepemudaan setempat.
“Dalam usianya yang telah menginjak setengah abad, gerakan IMM semakin
mendunia, Kita berharap ide serta gagasan yang Beni bawa dapat
bermanfaat di forum tersebut. Dan setelah pulang ke tanah air dapat
diimplementasikan kepada pemuda Indonesia khususnya bagi kader IMM
se-Nusantara,” tutur Ahmad Fauzi Syahputra , Ketua Bidang Hikmah DPP
IMM. (mona)
Sumber : www.muhammadiyah.or.id

Posting Komentar
Terimakasih atas komentar anda, kami akan melakukan moderasi sebelum komentar anda ditampilkan