BREAKING NEWS

Berita Pilihan

Berita Nasional

Berita Daerah

Jumat, 18 Juli 2014

Muhammadiyah: 1 Syawal 1435 H Jatuh pada Senin 28 Juli 2014

Yogyakarta - Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan 1 Syawal 1435 H jatuh pada hari Senin Pon tanggal 28 Juli 2014. Umat Islam diimbau untuk segera membayarkan zakat dan melaksanakan salat Idul Fitri pada tanggal 1 Syawal 1435 H.

"Insya Allah 1 Syawal 1435 H sama, meski awalnya beda," kata Yunahar Ilyas, Ketua PP Muhammadiyah di kantor Jl Cik Di Tiro, Yogyakarta, Jumat (18/7/2014).

Dia berharap warga Muhammadiyah untuk segera membayarkan zakat fitrah sebelum salat Idul Fitri. Mulai saat ini umat muslim sudah bisa membayarkan zakatnya.

"Afdolnya memang nanti setelah maghrib pada akhir Ramadan dan harus dibayarkan sebelum salat Id," kata Yunahar.

Menurut Wakil Ketua Bidang Iptek dan Hisab PP Muhammadiyah, Oman Fathurahman, Ijtimak jelang Syawal 1435 H terjadi pada hari Ahad Pahing, 27 Juli 2014 pukul 05:43:39 WIB atau pukul 01:43:39 WAS (waktu Arab Saudi). Ijtimak terjadi pada pagi hari, ini berarti kriteria pertama (sudah terjadi ijtimak) dan kedua (ijtimak terjadi sebelum terbenam matahari) sudah terpenuhi.

Terbenamnya matahari di Yogyakarta lanjut Oman, pada saat matahari terbenam di Yogyakarta pada tanggal 27 Juli 2014 pukul 17:38:59 WIB. Umur bulan pada saat itu 11 jam 55 menit 20 detik.

Kriteria ketiga (pada saat matahari terbenam, bulan terbenam) juga sudah terpenuhi karena berdasarkan perhitungan tersebut, pada saat matahari terbenam di Yogyakarta tanggal 27 Juli 2014 itu bulan masih di atas ufuk dengan ketinggian 03 derajat, 37 menit, 48 detik.
"Artinya pada saat matahari terbenam bulan belum terbenam. Jadi hilal sudah wujud. Jadi seluruh kriteria wujudul-hilal sudah terpenuhi. Oleh karena itu pada saat terbenam matahari di Yogyakarta pada hari Ahad 27 Juli 2014 mulai masuk tanggal 1 Syawal 1435 atau konversinya Senin 28 Juli 2014," katanya.

Yuhanar menambahkan Muhammadiyah mengharapkan pada sidang isbat besok dan seterusnya dilakukan tertutup. Menteri Agama harus adil karena ada umat Islam yang berbeda dalam menetapkannya.

"Boleh diumumkan versi tertentu tapi memberi peluang untuk yang berbeda dan kemarin Menteri Agama sudah melakukan itu. Kami berharap itu bisa dilakukan seterusnya," pungkas Yunahar.

Sumber : klik sini

Lagi, Kemenag Beri Beasiswa Santri Kuliah di IPB

Jakarta (Pinmas) —- Kementerian Agama melalui Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren kembali memberikan beasiswa bagi para santri pondok pesantren untuk melanjutkan pendidikannya di Institut Pertanian Bogor (IPB).

Sebanyak 20 santri dari beberapa provinsi, seperti: Jawa Timur (7), Jawa Barat (3), Jawa Tengah (1), Banten (1), Sulsel (1), Sumut (1), Sumbar (1), Aceh (1), Lampung (1), Maluku Utara (1), Kaltim (1), dan Papua Barat (1) akan berkesempatan untuk kuliah diberbagai jurusan, mulai dari Pendidikan Dokter Hewan, Agronomi dan Holtikultura, Proteksi Tanaman, Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan, Ilmu Nutrisi, Ilmu Kelautan, serta Teknologi Industri Pertanian. (Informasi lengkap, sila lihat: http://www.kemenag.go.id/index.php?a=artikel&id=26021)

PBSB adalah sebuah program afirmatif perluasan akses santri untuk melanjutkan studi melalui suatu program yang terintegrasi mulai dari proses kerjasama, pengelolaan, sistem seleksi khusus bagi santri serta pemberian bantuan pembiayaan yang diperlukan bagi santri yang memenuhi syarat, sampai dengan pembinaan masa studi dan pembinaan pengabdian paska lulus.

Diselenggarakan sejak 2005, lebih dari 3.000 santri telah diberi beasiswa Kementerian Agama untuk kuliah di beberapa perguruan tinggi ternama seperti UI, UIN, IPB, ITB, UGM, Unair, dan ITS. Tidak sedikit dari mereka yang sukses menjadi dokter, dosen, guru, insinyur, dan professional pada bidangnya. Sebagian besar dari mereka kembali ke pondok pesantren untuk mengabdikan ilmu dan keahliannya di tempat asal mereka belajar.

Direktur PD Pontren Ace Saefudin menjelaskan bahwa para santri yang sudah dinyatakan agar segera melakukan konfirmasi kesediaan dan verifikasi data ke Kanwil Kementerian Agama Propinsi setempat. Selain itu, para santri juga harus mengirimkan hasil pindai (scan) Surat Keterangan Konfirmasi Kesediaan Dan Verifikasi Data yang dikeluarkan oleh Kanwil Kementerian Agama Propinsi setempat ke email bud@ipb.ac.id. “Konfirmasi kesediaan dan verifikasi data harus dilakukan paling lambat sampai dengan tanggal 23 Juli 2014,” terang Ace Saifuddin, Jumat (18/07).

Ditambahkan Ace Saifuddin, peserta yang telah melakukan konfirmasi kesediaan dan verifikasi data dan dinyatakan memenuhi persyaratan, wajib datang untuk melakukan Registrasi Asrama di GedungAsrama Putra/Putri TPB IPB, Kampus IPB Dramaga Bogor Jawa Barat pada tanggal 11 Agustus 2014. “Untuk kelengkapan administrasi yang diperlukan dapat menghubungi Sekretariat BUD Program Telp. 0251-8624092, 8622642 ext. 219,” tulis Ace Saifuddin.

Adapun bagi peserta yang menyatakan mundur, Ace Saifuddin menegaskan bahwa yang bersangkutan  harus menyerahkan Surat Pernyataan yang menyatakan mundur sebagai peserta PBSB, disertai dengan alasannya. (mkd/mkd)

Info Pengumuman Kelulusan dan Lampiran : http://kemenag.go.id/index.php?a=artikel&id=26021
Sumber : www.kemenag.go.id

Peduli Gaza, STKIP Muhammadiyah Sorong Salurkan Bantuan Melalui Lazismu


Sorong – (16/07) Reaksi serangan Israel ke Jalur Gaza Palestina dalam dua pekan terakhir memang menyita perhatian dunia. Terlebih Indonesia yang terkenal sebagai masyarakat muslim terbesar dunia. Kepedulian atas ketertindasan yang dialami bangsa Palestina bukan hanya lahir dari tendensi agama, namun juga merupakan bentuk penghormatan hak-hak asasi manusia yang harus diperjuangkan atas penduduk sebuah negara berdaulat. Tak terkecuali salah satu amal usaha Muhammadiyah yang berada di ujung timur Indonesia yakni STKIP Muhammadiyah Sorong juga berpartisipasi dalam penggalangan dana sebagai bentuk solidaritas Gaza.

Bagi Israel sendiri serangan ini tentunya menjadi paradigma terbalik di mana selama ini Israel sering mendengung-dengungkan jargon untuk melindungi dan memperjuangkan HAM, malah mereka yang melanggar jargon tersebut.

Aksi solidaritas civitas akademika STKIP Muhammadiyah Sorong ini berjalan lancar dan disambut penuh antusias oleh warga Kota dan Kabupaten Sorong. Hal ini terlihat dari sambutan serta partisipasi masyarakat dalam membantu penggalangan dana. Sebagaimana dirilis dalam status Drs. H. Rustamadji, M.Si. yang juga sebagai Ketua STKIP Muhammadiyah Sorong, menyatakan bahwa Posko Peduli Palestina dalam kurun waktu tiga hari atau tanggal 14 s/d 16 Juli 2014 dana yang berhasil dikumpulkan sebanyak Rp 24.267.900,00 (dua puluh empat juta dua ratus enam puluh tujuh ribu sembilan ratus rupiah). Dalam status tersbut beliau juga menyampaikan terimakasihnya kepada masyarakat kota dan kabupaten Sorong yang telah berpartisipasi dan membantu suksesnya kegiatan tersebut.



Aksi yang dikawal oleh rekan-rekan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) STKIP Muhammadiyah Sorong tersebut sendiri dilakukan di tiga titik utama Traffic Light  Kota dan Kabupaten Sorong. Dana yang terkumpul seluruhnya telah langsung dikirimkan ke rekening LAZISMU (Lembaga Amil Zakat Infaq &Shadaqah Muhammadiyah) yang menjadi koordinator aksi peduli Palestina tingkat nasional. (spn/yu/don)


Circle K, HMJ UMJ dan LAZISMU Buka Puasa Bersama Anak panti Asuhan

Gandaria-LAZISMU. Hujan deras mengguyur kawasan Gandaria, Jakarta Selatan. Gelombang air jelas terlihat di Jalan Gandaria I saat mobil-mobil melintas dengan sorot lampu tajam. Saat itu, waktu menunjukkan pukul 17.13 wib, hujan belum mereda, namun senyum gembira adik-adik dari Panti Asuhan Aisyiyah Muhammadiyah, Tebet Timur begitu memberi arti. Keberadaan adik-adik panti asuhan tersebut adalah undangan dari CircleK dan LAZISMU untuk buka puasa bersama di gerai yang tidak jauh letaknya dari Rumah Sakit Gandaria (16/07/2014). Selain buka puasa bersama, acara juga dilengkapi dengan permainan dan tanya jawab seputar ke-Islaman yang dipandu oleh Kakak Lusi. Diantaranya, cara cepat pakai sarung dengan mata tertutup, hafalan membaca al-Qur'an ayat-ayat pendek, dan menyanyi religi bersama diiringi grup musik Little Shine. Circle-K memberikan santunan terhadap 40 anak panti asuhan dan paket hadiah ramadhan. Alfiah sebagai Pembinaa Panti Asuhan itu mengucapkan terima kasih yang sebesar besarnya kepada CircleK dan LAZISMU. Adit selaku perwakilan dari CircleK berharap acara ini akan memberikan hikmah bagi CircleK, kendati hujan deras mengguyur.   Sinergi ini merupakan tindak lanjut antara LAZISMU dan CircleK setelah melakukan kerjasama donasi Save Our School. Donasi itu tujuannya adalah mengubah sekolah pinggiran menjadi sekolah unggulan.   Sementara itu, di lokasi berbeda  LAZISMU bersama Himpunan Mahasiswa Jurusan Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) juga memberikan santunan di Panti Asuhan al-Hidayah, Cinere, Jakarta. Santunan yang diberikan berupa paket pendidikan dan sembako yang dihadiri oleh jajaran pengurus panti asuhan.  Menurut Tatang Ruchyat, Manager Program LAZISMU, kegiatan ini bertujuan untuk melatih kepedulian para rekan mahasiswa-mahasiswi terhadap sesama. Acara berlangsung meriah, berkat jalinan kerjasama dengan HMJ ini, selain buka puasa bersama, diiringi juga dengan permainan untuk anak-anak panti yang ditutup dengan pengajian serta salat magrib berjamaah. (author)

Tuntunan Ibadah I'tikaf di Bulan Ramadhan

1. Syarat-syarat I’tikaf

Untuk sahnya i’tikaf diperlukan beberapa syarat, yaitu;
a. Orang yang melaksanakan i’tikaf beragama Islam
b. Orang yang melaksanakan i’tikaf sudah baligh, baik laki-laki maupun perempuan
c. I’tikaf dilaksanakan di masjid, baik masjid jami’ maupun masjid biasa
d. Orang yang akan melaksanakan i’tikaf hendaklah memiliki niat i’tikaf
e. Orang yang beri’tikaf tidak disyaratkan puasa. Artinya orang yang tidak berpuasa boleh melakukan i’tikaf

2. Hal-hal yang Perlu mendapat perhatian bagi orang yang beri’tikaf

Para ulama sepakat bahwa orang yang melakukan i’tikaf harus tetap berada di dalam masjid tidak keluar dari masjid. Namun demikian bagi mu’takif (orang yang melaksanakan i’tikaf) boleh keluar dari masjid karena beberapa alasan yang dibenarkan, yaitu;
a. karena ’udzrin syar’iyyin (alasan syar’i), seperti melaksanakan salat Jum’at
b. karena hajah thabi’iyyah (keperluan hajat manusia) baik yang bersifat naluri maupun yang bukan naluri, seperti buang air besar, kecil, mandi janabah dan lainnya.
c. Karena sesuatu yang sangat darurat, seperti ketika bangunan masjid runtuh dan lainnya.

3. Amalan-amalan yang dapat dilaksanakan selama I’tikaf

Dengan memperhatikan beberapa ayat dan hadis Nabi Saw., ada beberapa amalan (ibadah) yang dapat dilaksanakan oleh orang yang melaksanakan i’tikaf, yaitu;
a. Melaksanakan salat sunat, seperti salat tahiyatul masjid, salat lail dan lain-lain
b. Membaca al-Qur’an dan tadarus al-Qur’an
c. Berdzikir dan berdo’a
d. Membaca buku-buku agama

Selesai...
Sumber : www.fatwatarjih.com
URL : http://goo.gl/mTm4Bf

*Mohon untuk disebarkan, semoga menjadi amal kebaikan kita semua... Amin ya Rabbal alamin..
 
Copyright © 2014 Muhammadiyah Demi Ummat
Creatif Design by CahKreatif . Powered by Blogger