BREAKING NEWS

Berita Pilihan

Berita Nasional

Berita Daerah

Selasa, 22 Desember 2015

Pelantikan Bersama dan Talk Show Muhammadiyah-Aisyiyah Jawa Timur


Gubernur Jatim berfoto bersama dengan PP, PWM terpilih

Malang – (21/12/2015) keluarga besar Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Jawa Timur menggelar acara pelantikan bersama Pimpinan Wilayah Muhammadiyah dan Aisiyah Jawa Timur pasca Musywil. Acara ini dilangsungkan di UMM Dome Malang.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah terpilih pasca Muktamar ke-47 Makassar yakni Dr. H. haedar Nashir, M. Si. serta Ketua Umum PP Aisyiyah Dra. Hj. Siti Noorjannah Djohantini, MM., M. Si. Hadir pula unsur PP Muhammadiyah dan Prof. DR. H. M. Din Syamsuddin yang kini jadi ketua ranting Pondok Labu Jakarta. 

Unsur Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur yang akan dilantik sebagai ketua periode 2015-2020 adalah Prof. Dr. Saad Ibrahim, MA. yang mana pada periode sebelumnya pernah menjadi wakil ketua. Pada periode ini Saad Ibrahim dibantu 9 (Sembilan) Wakil Ketua : Drs. Noer Cholis Huda, M. Si., Prof. Dr. Zainuddin maliki, Prof. Dr. Ahmad Jainuri, Prof. Dr. Thohir Luth, Najib hamid, M. Si., Drs. Sulthon Amin, MM., Ir. Mohammad Najih, Prof. Dr. imam Robandi, Dr. Syamsuddin. Selain itu dilantik pula Ir. Tamhid Masyhudi sebagai Sekretaris Umum dan Wakil Sekretaris Dr. Biyanto. Untuk posisi Bendahara Dr. Sukadiono akan mengemban amanah tersebut.


Sementara untuk ketua Pimpinan Wilayah Aisyah Jatim periode 2015-2020 adalah Dra. Dalilah Candrawati, M.Ag. 

Yang spesial dalam acara tersebut adalah hadirnya  Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo, S.H, M.Hum dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Drs. H. Saifullah Yusuf.
Karena di kegiatan itu ada dua event pelantikan, maka gubernur dan wakil gubernur Jatim naik turun panggung untuk menyalami pengurus.

Usai pelantikan digelar talkshow dengan nara sumber gubernur Jatim Soekarwo, Din Syamsudin dan Rektor UMM, Muhadjir Effendi.

Dalam talkshow tersebut, gubernur Soekarwo menyatakan ‘Aisyhiyah bisa berperan dalam penguatan di desa.

"Di desa-desa dalam wilayah Jawa Timur ada pondok desa. Itu bisa digarap ibu-ibu Aisiyah. Tidak hanya RS Muhammadiyah sebagaimana yang telah dilakukan saat ini," kata Pakde.
Sedangkan tokoh yang juga telah menjadi nahkoda Muhammadiyah selama dua periode, Din Syamsudin membahas bagaimana menjaga trust.

"Seorang anggota DPR pusat dan jatim adalah seseorang yang trusty (dipercayai). Tapi lebih banyak sebagai utusan, belum jadi dipercayai," kata Din Syamdudin.

"Jika trust sampai hilang di masyarakat, maka sudah ada tidak trust. Yang ada malah distrust dan mendorong social dis opinion," kata dia.

Hal itu disampaikan mengomentari hasil dari lembaga survei yang turun drastis berkaitan kepercayaan masyarakat ke DPR.

"Itu sebelum sidang-sidang MKD. Mungkin kalau sesudah itu, sudah terjatuh di titik nadir," kata dia.


Dalam sambutannya, ketua PW Muhammadiyah Jatim Prof. Dr. Saad Ibrahim, MA. yang kesehariannya beraktivitas di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menyatakan akan menjaga amanah dan ideologi keagamaan Muhammadiyah.

"Amal usaha Muhamadiyah baik di bidang kesehatan, ekonomi akan menjadikan seluruhnya menjadi baik dan terdepan di Jatim," ungkap Saad. (spn/nurulh)


Posting Komentar

Terimakasih atas komentar anda, kami akan melakukan moderasi sebelum komentar anda ditampilkan

 
Copyright © 2014 Muhammadiyah Demi Ummat
Creatif Design by CahKreatif . Powered by Blogger